GORESANMERAH.COM | PIDIE – Satuan Reserse Narkoba Polres Pidie berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya dalam pelaksanaan Operasi Antik Seulawah 2026. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil meringkus enam tersangka pengedar dan menyita barang bukti sabu seberat bruto 78,04 gram.
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim operasional Satresnarkoba Polres Pidie yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Pidie. Keenam tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial MR, MA, ND, MD, M, dan S.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K melalui Kasat Narkoba Polres Pidie Iptu Syahrul Akhyar S.E, bersama Tim Opsnal membenarkan penangkapan tersebut.
“Ini adalah hasil kerja keras tim di lapangan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat selama pelaksanaan Operasi Antik Seulawah 2026. Enam tersangka diamankan di lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Pidie,” ujar Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pidie.
Selain itu, Satresnarkoba Polres Pidie juga berhasil melakukan pengembangan kasus hingga ke Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie. Dalam pengembangan tersebut, petugas kembali mengamankan seorang tersangka berinisial S dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat bruto 66,20 gram.
Penangkapan di wilayah Keumala disebut sebagai bagian dari hasil pengembangan jaringan peredaran narkoba yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut.
“Tersangka S merupakan salah satu pengedar yang selama ini aktif menjalankan peredaran sabu di wilayah Keumala. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari jaringan yang telah lebih dulu terungkap,” jelasnya.
Saat ini seluruh tersangka beserta barang bukti sabu dan alat bukti lainnya telah diamankan di Mapolres Pidie guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Para tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasat Narkoba menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Pidie.
“Kami berkomitmen untuk terus membersihkan wilayah Pidie dari peredaran narkoba. Operasi Antik Seulawah 2026 menjadi peringatan keras bagi para pelaku pengedar narkotika,” tegasnya.(FAHRUL)
