GORESANMERAH.COM | BANDA ACEH — Semangat pembinaan kemandirian terus digelorakan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh. Senin (24/8/2026), Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP) mengikuti kegiatan panen sawi sekaligus penanaman kangkung di lahan pertanian LPKA Kelas II Banda Aceh.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang tidak hanya mengajarkan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian kepada anak binaan.
Panen diawali dengan memetik tanaman sawi yang telah memasuki masa panen. ABP bersama petugas LPKA dan peserta MagangHub Kemnaker terlibat langsung dalam proses pemanenan dengan menerapkan teknik yang tepat agar hasil tanaman tetap terjaga kualitasnya.
Usai panen, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan lahan untuk penanaman kangkung. ABP bersama pendamping melakukan pembersihan dan pengolahan media tanam, kemudian mempersiapkan benih sebelum ditanam.
Dengan arahan petugas dan peserta MagangHub, ABP kemudian melakukan penanaman benih kangkung secara bersama-sama. Mereka mendapatkan pengetahuan praktis mengenai teknik penanaman hingga cara merawat tanaman agar dapat tumbuh secara optimal.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., melalui kegiatan tersebut terus mendorong agar pembinaan anak binaan tidak hanya berorientasi pada aktivitas selama menjalani pembinaan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan pertanian ini juga menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan LPKA Kelas II Banda Aceh.
“Melalui kegiatan pertanian, anak binaan belajar dari proses secara langsung, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi keterampilan produktif yang bermanfaat bagi mereka di masa depan,” demikian semangat yang dibangun dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, ABP tampak aktif mengikuti setiap tahapan dengan didampingi petugas LPKA dan peserta MagangHub Kemnaker. Interaksi langsung dalam kegiatan pertanian tersebut diharapkan mampu membangun karakter positif sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian anak binaan.
Panen sawi dan penanaman kangkung menjadi bukti bahwa lahan pertanian LPKA Kelas II Banda Aceh tidak sekadar dimanfaatkan sebagai ruang bercocok tanam, tetapi juga menjadi ruang belajar dan pembentukan karakter bagi anak binaan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, LPKA Kelas II Banda Aceh berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan positif yang dapat membekali ABP dengan keterampilan dan pengalaman sebagai modal untuk menatap masa depan yang lebih baik.(FAHRUL)
