GORESANMERAH.COM | ACEH BESAR – Semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat terus ditunjukkan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh. Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2, jajaran LPKA Banda Aceh menggelar aksi sosial berupa penyaluran bantuan sosial serta gotong royong membersihkan fasilitas umum di Gampong Meunasah Manyang, Pagar Air, Aceh Besar, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat Pemasyarakatan tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, tetapi juga melalui kepedulian sosial serta kontribusi langsung bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-2 harus menjadi momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, Hari Bakti bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan kesempatan untuk menghadirkan manfaat nyata melalui berbagai aksi sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh jajaran agar senantiasa menjaga kekompakan, mengedepankan keikhlasan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian.
Usai apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat Gampong Meunasah Manyang. Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian keluarga besar LPKA Banda Aceh terhadap masyarakat sekitar.
Aksi sosial kemudian dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan lingkungan meunasah. Jajaran LPKA Banda Aceh bersama peserta kegiatan bahu-membahu membersihkan halaman, menyapu sampah dan dedaunan kering, merapikan teras, membersihkan area tempat wudu, serta menata lingkungan sekitar agar lebih bersih, nyaman, dan asri.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi antara jajaran Pemasyarakatan dengan masyarakat setempat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas ibadah dan lingkungan umum.
Yusnaidi menegaskan bahwa semangat pengabdian harus hadir melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas kata-kata. Kepedulian terhadap sesama dan lingkungan merupakan bagian penting dari nilai-nilai kemanusiaan yang harus terus dipelihara oleh setiap insan Pemasyarakatan.
Melalui momentum Hari Bakti Kemenimipas ke-2, LPKA Banda Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dengan masyarakat, membangun hubungan yang harmonis, serta menghadirkan pelayanan dan pengabdian yang semakin berdampak positif.
Aksi penyaluran bantuan sosial dan gotong royong ini menjadi cerminan bahwa Pemasyarakatan hadir bukan hanya untuk menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar dengan semangat kebersamaan.(FAHRUL)
