GORESANMERAH.COM | ACEH UTARA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon menggelar tes urine secara mendadak terhadap jajaran pegawai sebagai bentuk komitmen dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan, 21 September 2026
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (21/9) sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Lhoksukon dan dipimpin langsung oleh tim medis internal yang terdiri dari dokter dan perawat.

Tes urine tersebut diikuti oleh 60 pegawai yang hadir, termasuk satu pegawai BKO dari Kantor Wilayah. Pemeriksaan dilakukan tanpa terkecuali sebagai upaya memastikan integritas dan komitmen jajaran Lapas Lhoksukon dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.
Dari total 63 pegawai, terdapat beberapa pegawai yang tidak mengikuti pemeriksaan karena sedang menjalankan tugas BKO di Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Lhokseumawe, serta terdapat satu pegawai yang sedang dalam kondisi sakit.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh pegawai yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif atau tidak terindikasi mengonsumsi zat adiktif maupun narkotika.
Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, mengatakan pelaksanaan tes urine tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan komitmen pemberantasan dan pencegahan peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Tes urine ini merupakan wujud komitmen nyata kami dalam menjalankan instruksi Bapak Dirjenpas untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya di lingkungan pemasyarakatan. Sebelum kita menertibkan warga binaan, kita harus memastikan dulu rumah kita bersih,” ujar Muhidfuddin.

Ia menyampaikan apresiasi atas hasil pemeriksaan seluruh pegawai yang mengikuti tes urine dan menegaskan bahwa kondisi tersebut harus terus dipertahankan.
“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan seluruh pegawai dinyatakan negatif. Ini bukti integritas yang harus terus kita jaga bersama demi pelayanan dan pembinaan yang optimal di Lapas Lhoksukon,” tutupnya.
Pelaksanaan tes urine ini diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Lhoksukon dalam menjaga profesionalisme, integritas, serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari narkoba.(FAHRUL)
