GORESANMERAH.COM | ACEH UTARA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi pemerintah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Utara dalam rangka koordinasi dan pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi, Jumat (21/8/2026).

Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, menerima langsung kedatangan Tim BPS di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan berbagai aktivitas perekonomian dan program kemandirian yang berlangsung di lingkungan pemasyarakatan dapat terdata secara akurat, lengkap, dan inklusif.
Dalam suasana penuh keakraban, Kalapas bersama jajaran pejabat struktural menyambut Tim BPS. Pada kesempatan tersebut, tim BPS menyampaikan pentingnya dukungan dan sinergi antarinstansi dalam menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sebagai bagian dari basis data nasional.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah aktivitas ekonomi yang lahir dari program pembinaan kemandirian warga binaan, termasuk berbagai kegiatan produksi yang memiliki potensi dan karakteristik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pendataan tersebut dinilai memiliki arti strategis karena tidak hanya menggambarkan aktivitas ekonomi di lingkungan Lapas, tetapi juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan program pembinaan kemandirian warga binaan.
Muhidfuddin menyampaikan bahwa Lapas Kelas IIB Lhoksukon siap mendukung proses pendataan yang dilakukan BPS sebagai bentuk keterbukaan dan sinergi dalam mendukung program pemerintah.
“Sinergi dengan BPS sangat penting untuk memastikan setiap aktivitas ekonomi dan program kemandirian warga binaan dapat tercatat dengan baik. Data yang akurat tentunya dapat menjadi salah satu dasar dalam pengembangan program pembinaan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui kolaborasi tersebut, data yang dihimpun diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan basis data perekonomian Kabupaten Aceh Utara sekaligus mendukung perumusan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat dan berkelanjutan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi teknis mengenai mekanisme pendataan di lapangan. Agenda ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Lhoksukon dan BPS Kabupaten Aceh Utara.(FAHRUL)
