GORESANMERAH.COM | GOWA,- Front Pemuda Bersatu (FPB) DPC Kabupaten Gowa meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan investigasi terhadap penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Gowa.(Minggu 21/6/2026).
Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPC FPB Kabupaten Gowa, Ari Sijaya, yang mengaku menerima informasi mengenai dugaan penyimpangan dalam distribusi bantuan alsintan yang bersumber dari program pemerintah.
Menurut Ari, sejumlah bantuan alsintan yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok tani diduga tidak disalurkan sesuai dengan peruntukannya. Ia menyebut informasi yang diterimanya mengarah pada dugaan adanya alsintan yang berpindah tangan kepada pihak lain.
“Kami meminta aparat penegak hukum melakukan penelusuran dan investigasi secara menyeluruh agar informasi yang berkembang di masyarakat dapat dibuktikan secara objektif,” ujar Ari kepada wartawan.
Ari mengatakan, apabila dugaan tersebut benar, maka praktik tersebut berpotensi merugikan petani yang menjadi sasaran program bantuan pemerintah. Selain itu, kondisi tersebut dinilai dapat menghambat upaya peningkatan produktivitas sektor pertanian.
FPB juga meminta Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Pertanian untuk melakukan evaluasi dan memastikan seluruh bantuan alsintan tersalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Ari, transparansi data penerima bantuan serta pengawasan distribusi perlu diperkuat guna menghindari potensi penyalahgunaan program bantuan pemerintah.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Dinas Pertanian Kabupaten Gowa terkait pernyataan dan dugaan yang disampaikan oleh FPB. Apabila pihak terkait memberikan tanggapan, media akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi.(**)
(Red)
