GORESANMERAH.COM | BANDA ACEH — Komitmen kuat dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman kembali ditegaskan jajaran pemasyarakatan di Aceh. Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, turut ambil bagian dalam penandatanganan deklarasi bersama bebas dari peredaran narkoba dan handphone ilegal di lingkungan Lapas, Rutan, dan LPKA.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rutan Banda Aceh pada Kamis (23/4/2026) dan dihadiri oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, serta disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh.
Penandatanganan deklarasi ini menjadi simbol keseriusan seluruh jajaran dalam memberantas peredaran gelap narkoba serta penyalahgunaan alat komunikasi di dalam lembaga pemasyarakatan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif dan berintegritas.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Ia menekankan pentingnya peningkatan pengawasan, pelaksanaan razia rutin, serta penguatan integritas seluruh petugas.
“Tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam lapas dan rutan. Komitmen ini harus diwujudkan dalam langkah konkret di lapangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, sinergi antar seluruh jajaran pemasyarakatan juga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat langkah reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan, khususnya dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan seluruh UPT Pemasyarakatan di Aceh semakin konsisten dalam menjaga komitmen untuk bebas dari narkoba dan handphone ilegal, demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.(FAHRUL)
