GORESANMERAH.COM | KOTA LANGSA — Menjelang tradisi meugang dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026, sejumlah wartawan di Kota Langsa menyayangkan sikap Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana, yang dinilai kurang peduli terhadap insan pers. Selasa 17/02/2026.
Tradisi meugang yang menjadi bagian penting budaya masyarakat Aceh biasanya turut melibatkan berbagai unsur, termasuk perhatian dari pemerintah daerah kepada berbagai kalangan, tak terkecuali wartawan yang selama ini berperan dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Namun, hingga menjelang pelaksanaan meugang, komunikasi dengan pihak Pemerintah Kota Langsa, khususnya Wali Kota Jeffry Sentana, dinilai tidak berjalan dengan baik. Beberapa wartawan mengaku telah mencoba menghubungi Wali Kota melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapatkan respons.
“Sudah beberapa kali kami coba hubungi untuk konfirmasi maupun sekadar silaturahmi menjelang Ramadhan, tapi tidak ada balasan sama sekali,” ujar salah seorang wartawan yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan jurnalis. Mereka berharap adanya perhatian dan komunikasi yang lebih terbuka dari pimpinan daerah, terlebih dalam momen penting seperti menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh kebersamaan.
Selain itu, wartawan juga menilai bahwa peran pers sebagai mitra strategis pemerintah seharusnya mendapat perhatian yang layak. Kurangnya komunikasi dikhawatirkan dapat memengaruhi hubungan baik yang selama ini telah terjalin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana, terkait hal tersebut.
Para wartawan berharap ke depan Pemerintah Kota Langsa dapat lebih responsif dan menjalin komunikasi yang harmonis dengan insan pers demi mendukung penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.(FAHRUL)
