GORESANMERAH.COM | ACEH TENGAH — Kepala Kepolisian Resor Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menerima kunjungan delegasi Konsulat Jenderal Jepang untuk Indonesia di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026) sore.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penyampaian apresiasi atas respons cepat Polres Aceh Tengah dalam mengevakuasi warga negara Jepang saat bencana banjir dan tanah longsor pada November 2025.
Delegasi yang dipimpin Furugori Toru itu disambut langsung oleh Kapolres bersama jajaran pejabat utama. Sejumlah warga negara Jepang yang pernah dievakuasi turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Furugori menyampaikan terima kasih atas tindakan sigap jajaran kepolisian yang berhasil mengevakuasi delapan warga negara Jepang pada 27 November 2025. Proses evakuasi hingga pemulangan melalui jalur udara dari Bandara Rembele menuju Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, dinilai berjalan aman dan lancar.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan dan dedikasi yang diberikan. Hal ini menunjukkan profesionalitas dan kepedulian Polres Aceh Tengah terhadap keselamatan warga negara kami,” ujarnya.
Selain itu, delegasi Jepang juga menyatakan komitmennya untuk turut mempromosikan potensi pariwisata Aceh Tengah kepada masyarakat Jepang. Mereka menilai daerah ini memiliki daya tarik wisata yang besar dan berpeluang menjadi destinasi wisatawan mancanegara.

Delegasi berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam menjamin keamanan dan keselamatan warga negara Jepang yang berada di wilayah Aceh Tengah.
Menanggapi hal tersebut, AKBP Muhamad Taufiq menegaskan bahwa perlindungan terhadap seluruh masyarakat, termasuk warga negara asing, merupakan bagian dari tugas utama kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Secara umum situasi kamtibmas di Aceh Tengah dalam kondisi aman dan kondusif. Kami memastikan seluruh masyarakat, termasuk wisatawan asing, dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” kata Taufiq.
Ia menambahkan, pascabencana pihaknya terus berperan aktif dalam mendukung proses pemulihan, mulai dari pengamanan wilayah, pendistribusian bantuan, hingga dukungan terhadap rehabilitasi dan rekonstruksi. Meski demikian, kerusakan sejumlah infrastruktur, terutama akses jalan, masih menjadi tantangan dalam percepatan pemulihan.

Kapolres juga mengimbau masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara, agar tidak ragu berkunjung ke Aceh Tengah. Selain situasi keamanan yang terjaga, daerah ini dikenal memiliki masyarakat yang ramah serta panorama alam yang menarik.
Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Kapolres Aceh Tengah dan delegasi Jepang. Rombongan selanjutnya melanjutkan agenda kunjungan dengan meninjau proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di wilayah tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban.(FAHRUL)
