GORESANMERAH.COM |Sinjai – Delegasi Mitra Pers dari jurnalis PT Azzalgi Media Grup melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Polisi Air dan Udara (Polairud) Kabupaten Sinjai, Sabtu (24/1).
Kunjungan tersebut bertujuan mempererat hubungan kerja sama antara institusi Polri dan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
Rombongan jurnalis disambut langsung oleh Kanit Polairud Sinjai, AIPDA Ahmad Rifai, bersama sejumlah personel. Dalam sambutannya, AIPDA Ahmad Rifai mengapresiasi peran strategis pers dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat, khususnya terkait tugas dan fungsi Polairud.
“Kerja sama yang baik dengan media sangat penting bagi kami untuk meningkatkan transparansi serta pemahaman publik mengenai peran Polairud dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan udara di Kabupaten Sinjai,” ujarnya.
Delegasi Mitra Pers berharap komunikasi dan koordinasi antara Polairud dan media dapat terus terjalin secara berkelanjutan, termasuk dalam hal akses informasi terkait kegiatan penegakan hukum dan pelayanan keamanan yang dilakukan oleh Polairud Sinjai.
Dalam sesi dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, AIPDA Ahmad Rifai menjelaskan bahwa wilayah tugas Polairud Sinjai mencakup seluruh perairan Kabupaten Sinjai beserta ruang udara yang menjadi tanggung jawab kewenangan satuan tersebut.

Ia juga memaparkan kondisi geografis dan tantangan operasional yang dihadapi. Kantor Polairud Sinjai berada di kawasan pesisir yang strategis untuk menjangkau titik-titik operasional, namun pada musim hujan aksesibilitas kerap menjadi kendala.
Intensitas hujan tinggi biasanya terjadi antara bulan November hingga Maret, yang dapat menghambat aktivitas patroli laut dan kegiatan luar ruangan. Sementara pada musim kemarau, suhu udara dapat mencapai hingga 35 derajat Celsius sehingga memerlukan kesiapan fisik dan perlengkapan khusus bagi personel.
“Beberapa titik pemantauan perairan masih memiliki keterbatasan akses jalan dan fasilitas pendukung. Namun demikian, kami telah dilengkapi dengan peralatan komunikasi dan sarana transportasi dasar untuk menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari,” jelasnya.
Berdasarkan hasil penelusuran dan wawancara tim jurnalis PT Azzalgi Media Grup, sebagian besar masyarakat di wilayah pesisir Sinjai menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pariwisata bahari.
Dalam konteks tersebut, Polairud kerap berperan aktif dalam menyelesaikan konflik antar nelayan serta menjaga keamanan kawasan wisata pantai.
Sejumlah tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Polairud Sinjai.
Mereka mengaku merasa aman dan terlindungi dengan kehadiran Polairud, serta bersyukur karena hingga saat ini tidak ditemukan kasus penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut maupun aktivitas nelayan yang melanggar aturan di wilayah tersebut.
“Kami merasa aman. Kehadiran Polairud sangat membantu menjaga ketertiban dan keamanan laut di Kabupaten Sinjai,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polairud Sinjai dan insan pers dalam mendukung tugas-tugas kepolisian serta penyampaian informasi publik yang edukatif dan bertanggung jawab.
Redaksi | TIM

